Baru-baru ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Provinsi Sulawesi Selatan telah selesai mengadakan kegiatan khusus untuk Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) dengan tema “Peningkatan Alumni SKPP Dalam Pengawasan Pemilu Partisipatif.
Kegiatan tersebut dihadiri delegasi peserta 24 Bawaslu Kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada tanggal 15-17 Mei 2022. Dengan jumlah peserta yang terbatas, maka inisiatif alumni SKPP yang mengikuti kegiatan Peningkatan Alumni SKPP melakukan silaturahim bersama Kader Bawaslu sekaligus sharing ilmu pengetahuan yang didapatkan selama kegiatan sebagai bekal penguatan pengawasan partisipatif terhadap pemilu dan pemilihan tahun 2024 mendatang.
Selain itu, dalam silaturahim turut hadir Alumni SKPP Kabupaten Luwu Utara, Alumni SKPP Kota Palopo, dan Alumni SKPP Kolaka Utara yang dilakukan di Warkop Pesona Kampong, pada Jumat tanggal (20/5/2022).
Adapun pembahasan yang diangkat dalam pertemuan, yakni menyampaikan informasi yang didapatkan selama kegiatan, mengajak alumni SKPP untuk melakukan pendidikan demokrasi dan politik, mendiskusikan hal-hal teknis pengawasan dan pencegahan pelanggaran pemilu dan pemilihan, kode etik penyelenggaran, serta hal lainnya.
Baso selaku Ketua AKSELERASI (Aksi Sekolah Demokrasi) Kabupaten Luwu Utara, Alumni SKPP Bawaslu RI Tingkat Nasional yang juga merupakan peserta delegasi Bawaslu Kabupaten Luwu Utara mengikuti kegiatan Peningkatan Alumni SKPP mengatakan, kader Bawaslu yang mengikuti kegiatan Peningkatan Alumni SKPP memiliki tanggung jawab untuk saling berbagi ilmu pengetahuan kepada kader Bawalu yang tidak sempat mengikuti kegiatan ini karena mengingat tidak semua alumni SKPP mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga perlu dilakukan sharing sesama kader yang tentunya akan menjadi bekal penguatan untuk melakukan pengawasan terhadap pemilu dan pemilihan tahun 2024 mendatang.
"Kegiatan Peningkatan Alumni SKPP yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan merupakan kegiatan lanjutan SKPP Tingkat Dasar (Bawaslu Kabupaten/kota), SKPP Tingkat Menengah (Bawaslu Provinsi), dan SKPP Tingkat Lanjut (Bawaslu RI). Peserta yang dihadirkan masing-masing memiliki perwakilan alumni SKPP angkatan 2019, angkatan 2020, dan angkatan 2021," ungkapnya.
Menurutnya, Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat yang artinya masyarakat memiliki peran dalam menentukan siapa yang akan menjalankan roda kepemimpinan ke depan. Hal ini merupakan amanah UUD 1945 Pasal 1 Ayat 2 yang berbunyi “kedaulatan berada ditangan rakyat”.
"Untuk menjalankan pemilu yang baik, maka sistem demokrasi mesti diterapkan dengan baik pula. Tentu kita menginginkan sosok pemimpin yang dapat mensejeterahkan dan pro terhadap masyarakat, maka sudah seharusnya moral yang kita miliki dituangkan dalam bentuk aksi sosial untuk mencegah adanya pundi-pundi elit politik yang menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginan yang tidak baik, terutama dalam politisasi pemilu dan pemilihan," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa Pemilu dan pemilihan tidak hanya berada di pundak penyelenggaran semata, tetapi ini merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat juga harus turut melakukan pengawasan partisipatif dan pencegahan terhadap pelanggaran pemilu dan pemilihan demi tercapainya demokrasi dan politik yang baik.
https://actanews.co.id/silaturahim-alumni-skpp-dalam-pengawasan-pemilu-partisipatif-sharing-bersama-kader-bawaslu